Kasihan FPI. Setelah selama ini sendirian memperjuangkan nahi munkar, kini dikeroyok musuh-musuhnya. Coba perhatikan muatan kata-kata di milis dan blog kelompok yang berseberangan jalan dengan FPI.
Saya prihatin, sebab keberingasan laskar FPI dilakukan oleh garis depannya, kaum yang memang terpingirkan dan kelompok yang sangat terasa akibat kelakuan kelompok pornografi, koruptor, pemilk diskotik, penjaja infotainment, kelompok agama nyeleneh dll. Kelompok kecil inilah yang secara sederhana merasakan kecarut-marutan kelompok kecil elit kita ini.
Saya jekas tak setuju dan membenci kekerasan yang dilakukan semena-mena, baik yang dilakukan secara fisik maupun kekerasan dunia maya. Kekarsan, perbudakan dan perang antar sipil dengan segala provokasinya harus segera disetop. Semua pihak harus mau menahan diri.
Membaca milis, blog dan sms caci-maki terhadap FPI, saya kuatir kekerasan juga telah merasuki kita
semua. Jumlah netter dan bloger memang makin lama makin bertambah, namun pasti masih kalah dengan jumlah mereka yang gaptek. Bahkan FPI sendiri cuma ada 1 blog yang sudah lama tidak di update. Padahal kelompok lawan sudah sebarkan ribuan lin di blog, milis, wikipedia, dsb. Apakah kekerasan di dunia maya sudah bisa dijerat hukum?
June 6, 2008 at 9:28 pm
SIAPA TOKOH YG MENGEBU2 FPI DI BUBARKAN…? JAWAB :GUS DUR.
ADA APA DENGAN GUS DUR..?
APAKAH GUS DUR MUSLIM..?
KALAU MUSLIM MENGAPA BENCI SAMA FPI YG JELAS2 MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM…
June 8, 2008 at 5:57 pm
Menegak-kan dengan cara melakukan tindakan kekerasan dan brutal??Anda men-dukung itu??Apa itu orang yg di bilang punya agama dan menegakkan Syariat Islam??Menghalalkan segala cara,berbuat semaunya sendiri,merasa diri nya paling benar??
June 9, 2008 at 6:02 am
Semoga Alloh merahmati saudara-saudaraku mas Andi Fatulah dan mas Kudaapi. Saya yakin saudara-saudaraku sama-sama mencintai kedamaian dan menegakkan Agama islam. Marilah saling menahan diri dan bersabar. Marilah upayakan kedamaian dan cegahlah kekerasan.
June 9, 2008 at 1:59 pm
INI LAH KELEMAHAN MEDIA MASA..MEMBUAT ORANG YG GAK KENAL FPI MEMBENCI FPI..MEDIA HANYA MENYIARKAN SETELAH BENTROK FISIK TERJADI OLEH FPI…MAKA ORANG MELIHAT FPI BEGITU KEJAM BEGITU ANARKIS….COBA ANDA LIHAT DARI VIDEO INI…
http://www.youtube.com/watch?v=F1_jnEnUq7E
http://www.youtube.com/watch?v=NxyX2HXq0OU
http://www.youtube.com/watch?v=NxyX2HXq0OU
MUNGKIN SETELAH ANDA MELIHAT INI ANDA BARU TAU SIAPA FPI MENGAPA MEREKA BERBEUAT BEGITU..!!!
October 8, 2008 at 8:33 am
Anda boleh setuju2 saja jika banyak organisasi di indonesia berdasarkan paham apapun asalkan tidak mengganggu kepentingan bermasyarakat, bernegara dan keutuhan negara dan tidak bersifat anarkis, disini saya jelaskan, setiap warga negara dilindungi oleh payung hukum. Hukum kita yang menganut pancasila telah ada sebelum organisasi yang anda maksud berdiri bukan, memang benar sudah ada organisasi yang sejenis telah ada sebelum nya namun mereka sadar dan komit pada keutuhan negara bukan mengadu-mengadu dan menjadikan pihak berwajib tidak ada gunanya dalam menyelesaikan masalah2 yang anda pikir riskan.. semua ada aturannya (bukan berarti peraturan dibuat untuk dilanggar, namun diikuti agar terwujudnya keadilan).. nah klo sudah tercap seperti ini anarkis nya oleh media, tentu secara humanisme dan peraturan hal ini salah bukan.. semoga membantu anda berpikir, tidak semua jalan yang kita anggap benar itu benar.. jangan ikut2an klo menurut hati nurani anda itu salah.. trims. .:Dosa ditanggung pribadi bukan perkelompok:.
October 9, 2008 at 4:36 pm
Terimakasih pak Dansus88 atas pendapatnya. Kita perlu mengajari semua komponen bangsa ini agar menjadi bangsa yang makin beradab dan taat hukum. Saya setuju soal ini. Saya ingat betapa saya harus relajalan berjauh-jauh ke jembatan penyeberangan hanya sejedar belajar tertib (juga berfikir tertib) di negara tetangga. Semua seakan tertib dan mau ikut aturan, termasuk bangsa kita. sayangnya, ketika kembali ke Indonesia, belum dibuka pintu pesawat di Cengkareng, kita sudah berebut dan tak lagi mau antri. Seakan Kita kembali tak beradab dan saling sayang diantara warga bangsa.
Saya kira ini PR berat kita.